Jumat, 02 November 2012

Manfaat jaringan internet


Dewasa ini, jaringan internet tidak lagi sulit ditemukan di banyak tempat. Di kota dan di desa, internet sudah dapat diakses dengan baik, hanya kecepatannya saja yang berbeda. Apalagi jika kita berada di wilayah ruang publik sudah banyak yang dilengkapi fasilitas jaringan internet. Pada ruang publik, umumnya jaringan internet diwujudkan dalam bentuk tanpa kabel atau wireless. Proses media pancarnya menggunakan protokol WiFi dan seringkali disebut dengan area hot spot. Hal ini mengakibatkan perkembangan internet berjalan dengan sangat cepat. Jaringan internet saat ini bukan lagi menjadi monopoli kalangan tertentu seperti kantor atau warnet. Bahkan dengan bantuan modem EVDO atau HSDPA dengan tarif kurang dari seratus ribu, kita dapat menikmati internet sendiri dimana saja dan kapan saja selama satu bulan penuh.
Dengan adanya internet, dunia menjadi sebauh wilayah yang tanpa sekat ruang. Segala sesuatu bisa dilakukan dalam waktu bersamaan di internet dalam jangka waktu yang sama meskipun terpisah jarak yang cukup jauh. Hal inilah yang menyebabkan internet telah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian masyarakat, khususnya di negara-negara maju, bahkan juga di Indonesia kita tercinta. Semua sektor aktivitas bisa dikatakan membutuhkan jaringan internet untuk mendukung kegiatan mereka. Sektor ini mulai dari swasta, pendidikan hingga pemerintahan, dimana mereka sangat membutuhkan jaringan internet sebagai akses komunikasi. Dengan internet maka koordinasi dan komunikasi dapat berjalan dengan baik dan lebih efektif.
Manfaat internet di dunia kerja
Internet juga merubah pola kerja yang sebelumnya masih bersifat konvensional. Dalam sektor swasta, hal ini dapat dilihat dengan jelas. Beberapa kantor yang berada di kota besar telah menciptakan sistem baru bagi karyawan mereka dengan memanfaatkan internet. Salah satunya adalah dengan adanya sistem kerja yang disebut dengan telecommuter yang mana proses pekerjaan seseorang dipindahkan dari kantor ke tempat tinggal karyawan. Dengan hal ini maka karyawan tidak perlu berangkat ke kantor untuk menyelesaikan tugas. Cukup dikerjakan di rumah dan dikirimkan dengan media internet, maka pekerjaan kantor dapat terselesaikan.
Kelebihan sistem kerja ini sangat banyak, tentu saja untuk kedua belah pihak. Bagi karyawan keuntungannya adalah tidak perlu melakukan perjalanan menghabiskan waktu untuk ke kantor, ditambah lagi jika ada kemacetan saat berangkat dan pulang kantor. Dengan demikian energi dan waktu tidak habis di perjalanan. Keuntungan lainnya adalah karyawan menjadi lebih banyak waktu berinteraksi keluarga. Sedangkan bagi perusahaan, konsep pola kerja ini dengan memanfaatkan jaringan internet antara lain adalah tidak perlu memikirkan masalah tempat kerja bagi karyawan dan resiko penurunan kualitas kerja karyawan karena diakibatkan oleh stres perjalanan.
Biaya operasional bisa ditekan karena kantor hanya digunakan untuk pekerjaan yang membutuhkan penanganan fisik, seperti pelayanan pelanggan dan pelayanan produk. Kebutuhan alat kantor pun dapat ditekan karena sistem kerja berbasis tanpa kertas dan alat tulis fisik. Secara sosial kemasyarakatan, sistem ini memiliki dampak positif. Salah satunya adalah mengurangi angka kepadatan di jalan, terutama pada jam sibuk. Secara psikologis hal ini akan berdampak pada angka stres pekerja dan masyarakat yang menjadikan hidup menjadi lebih sehat. Polusi udara dapat dikurangi karena jumlah kendaraan di jalan berkurang. Seperti yang kiat tahu selama ini pencemaran udara paling banyak disebabkan oleh kendaraan bermotor, terutama pada jam berangkat dan pulang kantor. Nah, dengan semua manfaat ini, apakah anda berminat menerapkan telecommuter? Cobalah kaji lebih lanjut dan berkonsultasi pada ahlinya. (iwan)

Macam-Macam Jaringan Internet


Macam macam Jaringan Komputer ditentukan :

 1.Berdasarkan skala :
Local Area Network (LAN): suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas.
Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km.
Wide Area Network (WAN): jaraknya antar kota, negara, dan benua. ini sama dengan internet.

 2.Berdasarkan fungsi :
    Client-server
        Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.
    Peer-to-peer
        Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya
dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data.xls dan juga memberi akses file network.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

 3.Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:
    Topologi bus
    Topologi bintang/star
    Topologi cincin/token ring
    Topologi mesh
    Topologi pohon
    Topologi linier
Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:

    1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
        Jaringan terpusat
            Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
        Jaringan terdistribusi
            Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.

     2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
       Jaringan LAN
            merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1warnet.
        Jaringan MAN
            Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
        Jaringan WAN
            Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.

     3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
        Jaringan Client-Server
            Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
        Jaringan Peer-to-peer
            Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.

     4. Berdasarkan media transmisi data
        Jaringan Berkabel (Wired Network)
            Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
        Jaringan Nirkabel(WI-FI)
            Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan. 

Jaringan internet


Pengertian Jaringan Internet. Teknologi berkembang pesat sehingga ada sebuah slogan yang mengatakan "Dunia di Gemgaman Tangan Anda", salah satu teknologi yang sungguh fenomenal adalah Internet, sebuah Jaringan yang begitu kompleks namun sungguh mengagumkan maka kita sebut sebagai Jaringan Internet. Internet adalah jaringan komputer yang bisa dikategorikan sebagai WAN, menghubungkan berjuta komputer diseluruh dunia, tanpa batas negara, dimana setiap orang yang memiliki komputer dapat bergabung ke dalam jaringan ini hanya dengan melakukan koneksi ke penyedia layanan internet (internet service provider / ISP) seperti Telkom Speedy, atau IndosatNet. Internet dapat diterjemahkan sebagai international networking (jaringan internasional), karena menghubungkan komputer secara internasional, atau sebagai internetworking (jaringan antar jaringan) karena menghubungkan berjuta jaringan diseluruh dunia.

Internet dimulai ketika Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Department of Defense USA) membangun sebuah jaringan komputer di tahun 1969, yang diberi nama ARPANET (Advanced Research Project Agency NETwork) dengan tujuan untuk menghubungkan beberapa komputer yang berada dibeberapa universitas melakukan riset militer, terutama untuk membangun jaringan komunikasi komputer yang mampu bertahan terhadap serangan nuklir. Jaringan ini berkembang terus, semakin banyak komputer yang terlibat, dan riset disisi pengembangan perangkat lunak juga berkembang. Pada bulan Mei tahun 1974, Vinton G.Cerf dari Stanford University dan Robert E.Kahn dari Departemen Pertahanan USA, mempublikasi sebuah paper di IEEE Transaction on Communication berjudul “A Protocol for Packet Network Intercommunication”, konsep ini kemudian populer sebagai protokol TCP/IP, ketika ARPANET meng-adopsi protokol menjadi protokol standard untuk ARPANET pada tahun 1983. Pihak universitas terutama University of California at Berkeley kemudian membangun sistem operasi Berkeley Software Distribution Unix) atau BSD UNIX (dikenal dengan nama Free BSD Unix) dan pihak departemen pertahanan membiayai Bolt Baranek dan Newman (BBN) untuk meng-implementasi protokol TCP/IP pada BSD Unix untuk diterapkan pada ARPANET, dengan demikian cikal-bakal internet terbentuk.

Pada penghujung tahun 1983, jaringan ARPANET dibagi dua menjadi DARPANET (Defence ARPANET) dan MILNET (MILitary NETwork). Pada tahun 1985 dibentuklah jaringan NFSNET (National Science Foundation NETwork) untuk menghubungkan supercomputer yang ada diberbagai universitas di Amerika dan disambungkan dengan ARPANET. Jaringan NSFNET dikembangkan terus oleh periset perguruan tinggi. Pada tahun 1988 jaringan backbone internet ini hanya berkapasitas 56 Kbps. Walaupun pada tahun 1990 secara resmi ARPANET ditutup, namun jaringan internet yang telah terbentuk diteruskan oleh pihak universitas di Amerika dan memasukkan jaringan universitas di benua Amerika (Kanada dan Amerika Selatan) serta jaringan di Eropa menjadi bagian dari internet. Pada tahun 1992 jaringan backbone ditingkatkan ke T3 dengan kecepatan 45 Mbps, dan disekitar tahun 1995 ditingkatkan lagi menjadi OC-3 pada kecepatan 155 Mbps. Kini backbone internet berkecepatan tinggi dalam order Gbps.

Topologi internet pada dasarnya adalah mesh-topology, menghubungkan banyak jenis jaringan melalui sistem packet-switching, kalaupun bisa dikatakan yang menjadi pusat-nya adalah beberapa NAP (Network Access Point) yang ada di San Fransisco (Pacific Bell), di Chicago (Ameritech), New Jersey (Sprint), dan Merit Access Exchange (MAE) di San Fransisco (MAE West) dan Washington, D.C (MAE East) yang ditangani oleh MFS Datanet.

Walaupun tidak ada organisasi yang memiliki internet, namun ada banyak organisasi yang memelihara jaringan ini melalui penetapan standarisasi protokol, aturan-aturan, serta metoda akses. Internet Engineering Task Force (IETF) menangani masalah-masalah teknis yang timbul di internet,  seperti masalah pada protokol, arsitektur dan pengoperasian internet. Internet Research Task Force (IRTF) menangani riset teknis, seperti sistem pengalamatan dan rekayasa lainnya. Internet Assigned Numbers Authority (IANA) mengatur pembagian alamat IP (IP#) ke berbagai negara dan organisasi. Internet Society (ISOC) menangani masalah administrasi dan struktur organisasi internet.

Badan usaha komersil kemudian menyediakan layanan akses dengan menyediakan koneksi dari komputer pengguna ke internet, dan badan ini disebut sebagai penyedia akses internet atau ISP. Beberapa ISP terkenal di dunia adalah America On Line (AOL), Australia OnLine, CompuServe, GEnie, dan Prodigy. Di Indonesia ada TelkomNet, IndosatNet, Wasantara Net, InterNux, dan sebagainya. ISP menyediakan koneksi dial-up melalui modem-telepon, koneksi wireless melalui antena WLAN, atau koneksi ADSL melalui telepon. Protokol koneksi yang digunakan adalah SLIP (Serial Line Interface Protocol) atau PPP (Point-to-Point Protocol), dimana koneksi SLIP biasanya lebih lambat dari PPP.

Secara logis jaringan internet dibagi kedalam beberapa domain, yang menurut standar IPv4 (Internet Protocol version 4) di-identifikasi melalui nomer IP 32 bit atau 4 angka biner yang dipisahkan dengan titik (seperti 192.168.10.25). Tipe domain standar antara lain:

.com = organisasi komersil
.edu  = institusi pendidikan di Amerika
.ac    = institusi akademik
.gov  = institusi pemerintah
.mil   = organisasi militer
.net   = penyedia akses jaringan
.org   = organisasi non-profit

Disamping itu domain juga dibagi berdasarkan negara, misalnya:

.au    =  Australia
.ca    =  Kanada
.id     =  Indonesia
.jp     =  Jepang
.my   =  Malaysia
.sw   =   Swedia
.th     =  Thailand